Langsung ke konten utama

Generasi Millenial Harus Mendukung GERMAS


Temu Blogger & Dinas Kesehatan Kota Semarang


Halo Sobat Klimis.

Tahukah kalian...? bahwa saat  ini pemerintah sedang gencar-gencarnya untuk mensosialisasikan program "GERMAS" ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Karena saat ini tingkat kesadaran masyarakat akan hidup sehat mulai menurun.

Dalam kegiatan sosialisasi GERMAS, aku dan teman-teman blogger diajak oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam acara "TEMU BLOGGER DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG". Acara ini bertujuan agar para blogger dan generasi millenial bisa lebih tahu tentang GERMAS, dan juga agar para blogger ikut menyebar luaskan informasi tentang GERMAS kepada masyarakat luas.

Acara yg berlangsung sejak tanggal 27-28 November 2017 ini dimulai pukul 08.00 wib, kami harus berkumpul di depan Gedung DKK pada pukul 07.00 wib. Karena jalanan macet aku agak telat dan sudah di telfon oleh panitia berkali, jadi semua peserta sudah siap di Bus dan hanya menunggu aku, duh maafkan aku yang telat, okey ini sebagai pengalaman agar aku bisa lebih profesional dalam bekerja dengan cara datang tepat waktu. Untung saja aku gak ditinggal sama rombongan.

Nah karena rombongan kami lumayan banyak, akhirnya kami di bagi menjadi 2 kelompok, yaitu ke Puskesmas Gayamsari untuk kelompok satu dan ke Puskesmas Halmahera untuk kelompok dua. Kebetulan aku termasuk kelompok satu, jadi ikut kunjungan ke Puskesmas Gayamsari, yang terletak di Jalan. Slamet Riyadi, Gayamsari, Semarang.

Puskesmas Gayamsari
Setelah sampai di Puskesmas Gayamsari sekitar pukul 09.00 pagi, ternyata sudah lumayan banyak warga yang sudah antri. Puskesmas Gayamsari ini termasuk 10 besar Puskesmas terbaik di Kota Semarang dalam hal kinerja, selain itu juga Puskesmas Gayamsari ini satu-satunya Puskesmas di Kota Semarang yang sudah terakreditasi paripurna. Dan nuansa puskesmas Gayamsari ini baik luarnya ataupun dalamnya  serba hijau karena warna hijau itu melambangkan ketenangan.

Bp. Heri Wibowo (Kepala Puskesmas Gayamsari)
Setelah keliling melihat semua sudut ruangan di Puskesmas Gayamsari, kini saatnya para blogger untuk mendengarkan materi dari Puskesmas Gayamsari. Tak lupa Bapak Hery Wibowo selaku Kepala Puskesmas Gayamsari juga menjelaskan tentang visi dan misi Puskesmas Gayamsari.

 VISI PUSKESMAS GAYAMSARI
"Menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas menuju Kecamatan Gayamsari untuk hidup sehat"

MISI PUSKESMAS GAYAMSARI
(Memiliki sumberdaya kesehatan yang memadai.
 Meningkatkan perilaku dan peran aktif individu, keluarga dan masyarakat dalam bidang kesehatan.)

Selain itu Pak Hery Wibowo juga mengatakan bahwa sebenarnya puskesmas itu bukan hanya untuk orang sakit yang mau berobat saja, tetapi orang sehat juga harus datang ke puskesmas untuk mengecek kesehatannya, karena dengan  mengecek kesehatan secara berkala, kita bisa mengetahui keadaan tubuh kita.

Materi Dari Dinkes Kota Semarang

Setelah dari Puskesmas Gayamsari, rombongan kami menuju ke Hotel The Wujil Ungaran, karena acara inti diadakan disana. Sekitar pukul 10.30 wib, bus kelompok satu dan kelompok dua sampai di Hotel The Wujil. Sesampainya di sana kami langsung ke pembukaan acara inti, dan kali ini di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang yaitu Bapak Dr. Widoyono. MPH.

Beliau menjelaskan tentang Kesehatan Masyarakat. Menurut Pasal 1 UU 36/2009 Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinakan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Dalam dunia kesehatan dibagi menjadi 2 yaitu orang sehat dan orang sakit.

Pembangunan Kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan kesehatan yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Adapun tujuan GERMAS yaitu : Meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk hidup sehat. Meningkatkan produktivitas masyarakat dan mengurangi beban biaya kesehatan. Untuk tahun 2017 ini fokus GERMAS adalah melakukan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur serta memeriksa kesehatan secara rutin.

Tes Kebugaran Rockport
Dalam acara ini kami para blogger tidak hanya mendapatkan materi tentang GERMAS saja, tetapi kami juga disuruh untuk tes kebugaran, dan di hari kedua setelah senam pagi kami harus mengikuti tes kebugaran Rockport, apa itu tes kebugaran Rockport? jadi tes kebugaran ini adalah salah satu metode yang dipakai untuk menilai kesanggupan kardiovaskular saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi  kapasitas aerobik.

Adapun salah satu tesnya dengan lari, jogging ataupun jalan kaki, dan kali ini kami harus lari sebanyak 5 kali putaran, kalau dihitung sih kurang lebih 1,5 km. Untuk lari ini kebetulan dibagi dua kelompok dan aku menjadi pelari tercepat di kelompok dua.

Ternyata acara ini asyik sekali karena selain mendapatkan ilmu tentang GERMAS kami juga cek kesehatan, Alhamdulillah kesehatanku masih stabil. Dan mulai saat ini mari kita sayangi tubuh kita dengan cara ikut GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesona Desa Wisata Malahayu dalam Ekowisata dan Edukasi

Aku sangat bersyukur lahir dan besar di Indonesia, karena Indonesia memiliki flora dan fauna yang beraneka ragam, alam dan laut yang sangat indah, seni budaya yang sangat megah dan aneka kuliner yang siap memanjakan lidah.

Rasa syukur itu tak cukup hanya diucapkan lewat kata-kata, tetapi juga harus kita realisasikan. Dan wujud rasa syukur yang aku lakukan yaitu dengan menjelajahi negeri ini, melihat keindahan alam, menikmati kuliner tradisional, dan belajar tentang sejarah, seni dan budaya negeri ini. 



Perjalanan kali ini aku sangat tertarik untuk menjelajahi sebuah desa wisata di salah satu Kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Brebes. Ini adalah pengalaman pertama ku menjelajahi Kabupaten Brebes, sebuah Kabupaten yang berada di ujung barat Pantura Jawa Tengah, yang selama ini hanya aku lewati ketika pergi ke Jakarta. 

Desa wisata yang akan aku jelajahi yaitu Desa Wisata Malahayu, sebuah desa yang memiliki keindahan alam yang memesona dan kearifan alam yang bersahaja. Desa Wisata Ma…

Kemeriahan Acara Kadeso Di Desa Wisata Lerep Ungaran

Indonesia tak hanya kaya akan keindahan alamnya saja, tetapi Indonesia juga kaya akan tradisi, seni dan budayanya. Salah satu tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia yaitu Tradisi Kadeso (Sedekah Deso) atau Sedekah Desa, tepatnya di Desa Wisata Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah ini, masyarakatnya masih tetap memegang teguh tradisi Kadeso yang sudah ada sejak dahulu kala.



Sejarah Kadeso

Tradisi Kadeso ini sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan menurut Kepala Desa Lerep yaitu Bapak Sumaryadi dahulu waktu beliau masih kecil sekitar tahun 1973 acara Kadeso ini sudah ada. Acara Kadeso ini diadakan setiap hari Rabu kliwon setelah panen, akan tetapi semakin berkembangnya jaman, masyarakat Desa Wisata Lerep banyak yang berpindah profesi yang dulunya mayoritas berprofesi senagse petani, sekarang banyak yang berpindah profesi menjadi karyawan, pegawai dan wirausaha.


Jadi hari Rabu kliwon setelah panen tidak bisa menjadi patokan lagi, sehing…

Festival Karimun Jawa 2018 : Semarak Indah Alam Dan Budaya

Sepertinya diri ini belum bisa move on dari kemeriahan FESTIVAL KARIMUNJAWA 2018. Ya gimana lagi, ini pertama kalinya aku hadir di acara yang super keren ini, Banyak sekali kenangan manis di pulau terindah se Jawa Tengah ini. Ternyata Karimunjawa tak hanya mempunyai keindahan alam dan bawah lautnya saja, tetapi juga memepunyai keseinan dan budaya yang sangat memesona. Jadi memang pantas jika Karimunjawa mendapat predikat ''THE PARADISE OF CENTRAL JAVA'' atau surganya Jawa Tengah.

Pagi itu Jumat 28 September, suasana di pelabuhan Kartini Jepara tak seperti biasanya, kali ini lebih ramai dan penuh sesak. Dalam hatiku berkata ''mungkin mereka ingin menyaksikan Festival Karimunjawa 2018''.Seperti biasa aku selalu naik kapal Express Bahari karena lebih cepat sehingga bisa menghemat waktu. Dan pukul 08.49 wib, aku dan para penumpang lainnya meninggalkan pelabuhan Kartini Jepara, setelah hampir 2 jam perjalanan mengarungi laut yang biru dengan ombak yang cukup …