Langsung ke konten utama

Ngabuburit Asyik Sambil Belajar Fotografi Di Grand Maerokoco Semarang

Coach @Vegaviditama & Trio Lumba Lumba

Bulan Ramadhan ini jangan di jadikan alasan untuk bermalas-malasan, kita harus tetap produktif meskipun sedang puasa.Sebenarnya banyak hal positif yang bisa kita lakukan dibulan ramadhan ini tanpa mengurangi semangat kita. Mungkin kalau weekdays kita bisa bekerja, kuliah ataupun sekolah. Jadi tidak terasa waktu berputar begitu cepat, itu karena kita melakukan aktifitas rutinitas sehingga sehari itu berlalu begitu cepat hingga tiba waktu berbuka puasa.


Nah beda lagi pas weekend ,pasti kalian bingung mau ngapain kan ? paling - paling cuma tidur ataupun cuma bermain gadged dirumah, wah itu tidak produktif banget. Kalau Si Klimis hari sabtu  tanggal 26 Mei 2018 memilih kegiatan positif yang bisa menambah kemampuan diri. Sebenarnya banyak sekali kegiatan positif yang bisa kalian lakukan di bulan puasa ini untuk menambah skill kalian, seperti belajar musik, belajar melukis, belajar menulis ataupun belajar memotret. Kebetulan memang saya tertarik di dunia fotografi dan merasa belum bisa akhirnya saya putuskan untuk belajar fotografi sambil menunggu adzan maghrib.


Taman Mangrove Grand Maerokoco

Di Kota Semarang banyak sekali destinasi wisata yang bisa kita gunakan untuk sekedar jalan-jalan sambil menunggu waktu berbuka puasa ataupun untuk belajar fotografi. Dan kali ini saya dan teman-teman putuskan untuk mengisi waktu dibulan ramadhan dengan belajar fotografi di Grand Maerokoco. Buat kalian yang belum tahu Grand Maerokoco nih tak kasih tau, Grand Maerokoco adalah salah satu destinasi wisata di Kota Semarang, yang mana Grand Maerokoco ini termasuk salah satu bagian dari Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Provinsi Jawa Tengah atau sering disebut PRPP. Disini juga sering disebut sebagai Taman Mini Provinsi Jawa Tengah karena terdapat rumah adat dari 35 Kabupaten & Kota diseluruh Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah adat tersebut juga dilengkapi dengan kerajinan-kerajinan tradisonal.


Selain bangunan rumah-rumah adat di Grand maerokoco ini ada beberapa wahana wisata lainnya seperti : becak air, bomcar, bianglala, pasar apung, flyngfox, pointball, dan kereta gantung. Dan saat ini yang lagi viral yaitu TRACKING MANGROVE, disini kalian bisa berjalan mengelilingi hutan mangrove yang sangat indah, selain itu kalian juga bisa keliling naik perahu menyusuri hutan mangrove.


Mendengarkan arahan dari coach Vegaviditama 

Proses mengambil gambar sunset di Grand maerokoco

Sore ini saya mendapat banyak sekali ilmu tentang fotografi dari coach Vega viditama, dan memang kesempatan kali ini kita lagi belajar tentang landscape,  karena memotret sunset adalah salah satu hal yang harus dipelajari dan dilakukan jika sedang serius mempelajari fotografi. Kata Couch Vega jika kita sudah bisa memotret suasana sunset dengan baik, setidaknya ada kepuasan tersendiri karena sudah bisa melampaui tahapan wajib dalam pelajaran fotografi dasar.


Suasana belajar motret

Setelah mendapatkan arahan dari Coach Vegaviditama kita langsung tancap gas untuk memotret landscape sunset yang sebentar lagi akan hilang, jadi susah banget nunggu moment pas matahari terbenam. Untungnya sore itu cuaca sedang bersahabat dengan kita, jadi kita bisa memotret sunset dengan maksimal.

Sunset di Grand Maerokoco

Setelah beberapa kali jeprat jepret sunset dengan tekhnik yang sudah diajarkan oleh Coach Vega ,akhirnya saya bisa mendapatkan foto sunset yang cukup bagus untuk kategori pemula.Menurut Coach Vega foto hasil jepretan saya sudah lumayan bagus, apalagi cuma dengan menggunakan kamera mirrorles, sebenaranya menggunakan kamera yang mahal ataupun yang bagus, jika tidak didasari ilmu fotografi itu hasilnya juga tidak akan bagus, jadi kita harus selalu rajin belajar tentang fotografi agar bisa mendapatkan hasil foto yang indah.


Trio Lumba Lumba

Selanjutnya setelah sesi belajar fotografi selesai, tak lupa kami berfoto-foto selfi dahulu, maklumlah namanya juga anak muda setiap kali kumpul pasti tak lupa untuk mengabadikan moment-moment bahagia seperti ini. Eh zaman sekarang tidak hanya anak-anak muda saja yang suka berfoto selfi, tetapi banyak juga orang-orang yang sudah berumur juga sering berfoto-foto selfi. Tidak apalah yang penting tetap menjaga kesopanan dan tidak melanggar UU IT.


Trio lumba-lumba beraksi menjadi modelnya coach Vegaviditama


Trio lumba2 in action

Hari ini sungguh sangat luar biasa sekali, karena bisa mendapatkan ilmu tentang fotografi dari Coach Vega viditama, selain itu beliau juga sharing tentang bagaimana suka duka menjadi seorang fotografer  profesional. Tak lupa Coach Vega viditama juga memberikan ilmu tentang videografi, Mas Vega memberikan kami ilmu tentang bagaimana cara untuk membuat konten videografi yang keren. Jadi menurut Mas Vega langkah pertama yang harus kita lakukan untuk membuat video yaitu kitaa harus membuat konsep video dahulu, kemudian membuat daftar obyek yang mau dibuat video. Tujuaannya agar menghemat waktu kita ketikaa mencari bahan konten videograafi.Setelah itu tahap editing, nah pada tahap inilah yang akan menentukan baik atau buruknya video kita. Karen dalam hal ini sangat dibutuhkan ketelitian dan kreatifitas. Pemilihaan sounding lagu juga tidak kalah penting karena dengan lagu yang tepat video tersebut akn lebih kelihatan hidup.

Suasana menjelang petang di Grand Maerokoco
Warung Apung di Grand Maerokoco

Tak terasa waktu petang pun sudah datang, tak lupa kita sempatkan untuk berbuka puasa dahulu di cafe apung, dari atas sini kita bisa melihat pemandangan yang indah sambil menikmati takjil dan makanan berbuka puasa. Makanan dan minuman disini harganya lumayan terjangkau jadi jangan khawatir, dompet kalian tidak akan kempes. Suasana di cafe apung ini sangat nyaman dan romantis sekali , jadi cocok buat kalian untuk dinner ataupun sekedar nongkrong bersama teman ataupun pasangan


Ngabuburit asyik di Grand Maerokoco


Okey sahabat Si Klimis itulah kegiatan positif yang saya lakukan dibulan suci ramadhan tahun 2018 ini di Kota Semarang,  selain bisa mendapat ilmu kita juga bisa jalan-jalan sambil menunggu waktu adzan maghrib. Pokoknya selalu semangat puasanya dan jangan lupa lakukan hal-hal positif dibulan ramadhan ini agar puasa kalian lebih berkah dan banyak ilmu yang didapatkan.


#lombamenulisartkel
#ikiakuikisemarangku
#artikelramadhan
#kompetisiasatuid

Postingan populer dari blog ini

Kemeriahan Acara Kadeso Di Desa Wisata Lerep Ungaran

Indonesia tak hanya kaya akan keindahan alamnya saja, tetapi Indonesia juga kaya akan tradisi, seni dan budayanya. Salah satu tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia yaitu Tradisi Kadeso (Sedekah Deso) atau Sedekah Desa, tepatnya di Desa Wisata Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah ini, masyarakatnya masih tetap memegang teguh tradisi Kadeso yang sudah ada sejak dahulu kala.



Sejarah Kadeso

Tradisi Kadeso ini sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan menurut Kepala Desa Lerep yaitu Bapak Sumaryadi dahulu waktu beliau masih kecil sekitar tahun 1973 acara Kadeso ini sudah ada. Acara Kadeso ini diadakan setiap hari Rabu kliwon setelah panen, akan tetapi semakin berkembangnya jaman, masyarakat Desa Wisata Lerep banyak yang berpindah profesi yang dulunya mayoritas berprofesi senagse petani, sekarang banyak yang berpindah profesi menjadi karyawan, pegawai dan wirausaha.


Jadi hari Rabu kliwon setelah panen tidak bisa menjadi patokan lagi, sehing…

Cerita Seru Dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Halo sahabat Si klimis.......

      Kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan salah satu gunung terindah di Provinsi Jawa Timur ini, nah ini dia Gunung Bromo yang sangat mempesona dan saat ini masuk 10 destinasi wisata unggulan di Indonesia, sehingga banyak sekali wisatawan domestik hingga mancanegara yang berbondong-bondong ingin melihat kecantikan Gunung Bromo ini. Dan kebetulan dari dulu saya sangat ingin berlibur ke Gunung Bromo, Alhamdulillah bulan Juni kemarin saya bisa berkunjung ke Gunung Bromo.


      Buat kalian yang mungkin belum tahu tentang Gunung Bromo ini sedikit penjelasan tentang Gunung Bromo, jadi Gunung Bromo ini terletak di kawasan TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU atau sering disingkat TNBTS. Dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini secara geografis masuk di 4 wilayah kabupaten diantaranya : 1. Kabupaten Pasuruan 2. Kabupaten Probolinggo 3. Kabupaten Malang 4. Kabupaten Lumajang. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini sangat luas sekali, luasnya kurang le…

Festival Karimun Jawa 2018 : Semarak Indah Alam Dan Budaya

Sepertinya diri ini belum bisa move on dari kemeriahan FESTIVAL KARIMUNJAWA 2018. Ya gimana lagi, ini pertama kalinya aku hadir di acara yang super keren ini, Banyak sekali kenangan manis di pulau terindah se Jawa Tengah ini. Ternyata Karimunjawa tak hanya mempunyai keindahan alam dan bawah lautnya saja, tetapi juga memepunyai keseinan dan budaya yang sangat memesona. Jadi memang pantas jika Karimunjawa mendapat predikat ''THE PARADISE OF CENTRAL JAVA'' atau surganya Jawa Tengah.

Pagi itu Jumat 28 September, suasana di pelabuhan Kartini Jepara tak seperti biasanya, kali ini lebih ramai dan penuh sesak. Dalam hatiku berkata ''mungkin mereka ingin menyaksikan Festival Karimunjawa 2018''.Seperti biasa aku selalu naik kapal Express Bahari karena lebih cepat sehingga bisa menghemat waktu. Dan pukul 08.49 wib, aku dan para penumpang lainnya meninggalkan pelabuhan Kartini Jepara, setelah hampir 2 jam perjalanan mengarungi laut yang biru dengan ombak yang cukup …