Langsung ke konten utama

Menjemput Sunrise di Gunung Telomoyo

Sunrise di Gunung Telomoyo

Malam semakin larut tapi kita masih asyik bercerita dan bercanda meskipun sebagian teman-teman sudah beristirahat, karena memang momen ini jarang bisa kita jumpai, bertemu dengan teman-teman blogger dari berbagai daerah yang biasanya hanya saling tegur sapa via online.

Ini adalah perjalanan di hari kedua acara camping bersama blogger di D'emmerick Salatiga. Nah salah satu rangkaian acaranya yaitu menjelajahi Gunung Telomoyo yang secara geografis letaknya berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang. Akan tetapi akses menuju puncak Gunung Telomoyo hanya bisa lewat Desa Pandean Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang.

Gunung yang tingginya hanya 1.894 mdpl ini sebenarnya kurang begitu terkenal di kalangan para pendaki, tetapi keindahan pemandangan dari atas Gunung Telomoyo ini sangat luar biasa, tak kalah keren dengan gunung-gunung yang lain, karena dari atas Gunung Telomoyo kita bisa melihat Rawa Pening, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Andong, Gunung Ungaran, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Lawu.

Berdo'a sebelum berangkat

Dinginnya malam Kota Salatiga membuat tidur ini semakin lelap, tetapi di pertengahan tidur tiba-tiba terdengar suara gemuruh teman-teman blogger yang sudah siap untuk mengexplore Gunung Telomoyo, rasanya badan ini enggan untuk beranjak dari dalam tenda, seakan masih ingin melanjutkan mimpi indah, namun karena rasa penasaran untuk melihat sunrise secara langsung dari atas Gunung Telomoyo, akhirnya ku tekatkan untuk bangun. Dan rombongan kami pun berangkat pukul 03.20 wib. Tak seperti biasanya jam segitu sudah bangun, apalagi udara di Salatiga sangat dingin. Tapi karena kebutuhan stok foto sudah menipis okelah siap untuk menerjang dinginnya kota Salatiga menuju Gunung Telomoyo. Sebelum berangkat, rombongan kami tak lupa berdo'a dahulu supaya selamat sampai tujuan.

Perjalanan menuju Gunung Telomoyo ini sangat istimewa, karena untuk menuju puncak Gunung Telomoyo ini bisa menggunakan sepeda motor bahkan mobil pun juga bisa. Dalam hati berkata "akhirnya bisa naik gunung dengan tanpa susah payah", dan rombongan kami pun diantar menggunakan mobil off-road. Ini adalah pengalaman yang sangat keren sekali karena baru kali ini naik gunung memakai mobil off-road, kebetulan mobil yang kami pakai ini dari S4XATIGA Advanture Off-road. Mobil off-road ini memang khusus untuk berwisata menuju ke Gunung Telomoyo. Satu mobil off-road ini hanya bisa dinaiki 4 orang termasuk sopir, nah untuk harganya cukup murah yaitu 350k. Untuk info lebih jelasnya bisa di follow akun instagramnya: @S4X4TIGA_Advanture_Off-road.


Perjalanan dari D'emmerick sampai puncak Gunung Telomoyo ini sekitar 45 menit, dan perjalanan menuju puncak Gunung Telomoyo sangat luar biasa karena setelah mulai masuk gerbang Gunung Telomoyo jalannya rusak dan berkelok kelok. Selain itu jalannya juga sempit hanya bisa dilalui satu mobil. Saya pun terus berdoa'a agar selamat karena pinggir jalan adalah jurang, apalagi jam setengah 4 pagi masih gelap gulita. Membuat jantung ini berdetak begitu kencang, tetapi untungnya driver mobil kami yaitu Pak Soni sudah profesional, jadi rasa was was dan takut agak berkurang.

Alhamdulillah setelah 45 menit perjalanan akhirnya sampai juga di puncak Gunung Telomoyo tepat pukul 04.10 menit. Dan diatas puncak Gunung Telomoyo rasa dingin semakin mencekam tetapi karena melihat pemandangan yang sangat istimewa, akhirnya rasa dingin itupun hilang. Diatas Gunung Telomoyo saya pun tak lupa untuk menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu sholat subuh, jadi meskipun dalam keadaan apapun, dimanapun, jangan pernah untuk meninggalkan sholat 5 waktu. Karena di atas gunung cukup susah pasokan air, akhirnya kita wudhu secukupnya dengan air yang sudah dibawa dari hotel. Bersujud kepada Sang Maha Kuasa di atas gunung adalah suatu kenikmatan yang hakiki karena baru ini saya merasakannya.

Bisa melihat matahari terbit secara langsung dari atas Gunung Telomoyo adalah sebuah anugrah yang sangat luar biasa, karena jujur baru dua kali ini naik gunung. Maklumlah saya bassicnya bukan anak gunung (pendaki) jadi ya jarang banget main ke gunung. Dan alasan saya belum suka naik gunung itu bukan karena saya gak cinta sama alam tetapi lebih tepatnya karena saya takut ketinggian dan malas jalan kakinya.

Landasan Paralayang

Dari atas Gunung Telomoyo ini juga terdapat pacuan gantole atau landasan paralayang, dan dari sini kita bisa selonjoran sambil menikmati sunrise dan indahnya Kota Salatiga. Momen ini pasti tak bisa dilupakan karena sangat begitu istimewa. Di landasan paralayang ini adalah salah satu spot favorit untuk berfoto karena dari sini view-nya sangat keren.

View Gunung Merbabu

View Rawa Pening & Gunung Ungaran

Pemandangan dari atas Gunung Telomoyo ini komplit sekali, karena menyajikan sunrise yang keren dan ketika sudah agak siang kita juga bakal disuguhi aneka pemandangan yang sangat indah diantaranya pemandangan gunung dan rawa pening, jadi kita bisa melihat luasnya rawa pening dari ketinggian.

Sarapan bakmie ala D'emmerick Hotel

Bakmie Ala D'emmerick

Dan pagi itu terasa lengkap karena saya dan rombongan bisa sarapan pagi di atas Gunung Telomoyo, ini pertama kali dalam hidup saya bisa makan diatas ketinggian sembari menikmati keindahan alam.

Awalnya saya kira sarapan kali  ini adalah mie instan cup, jadi saya kurang tertarik, tetapi setelah saya coba tanya pada chef nya ternyata ini bakmie ala D'emmerick. Sayapun jadi langsung bersemangat untuk sarapan, apalagi cuaca dingin dingin romantis membuat perut ini mulai keroncongan. Tak menunggu lama saya pun mengambil satu cup bakmie dan ternyata rasanya delicious banget. Karena bakmie ini dibuat oleh chef yang sudah berpengalaman dan semua bahan, bumbu juga sudah dipersiapkan dari hotel jadi ya sudah berstandart hotel.

Tak terasa satu cup bakmie langsung habis,gak tau itu lapar atau khilaf yang pasti rasanya enak sekali. Sebenarnya pengen nambah lagi sih, tapi kayaknya tinggal  sedikit dan masih ada beberapa teman yang belum sarapan, jadi ya sudah lupakanlah.

Kain tenun Troso @Zoza_Ethnic

Setelah kenyang sarapan bakmie tak lupa untuk foto-foto ala ANGGUN alias anak gunung, dan kain tenun Troso by @ZozaEthnic tak lupa sebagai properti foto biar semakin kece. Salah satu alasan ku selalu memakai kain tenun yaitu sebagai rasa bangga karena Indonesia itu kaya diantaranya mempunyai kain tradisional yang sangat unik. Dan aku juga ingin ikut melestarikan kain tradisional ini dengan ikut mempromosikan ke dunia luas agar kain tenun Troso ini tetap lestari. Kalau ada yang mau beli kain tenun ini bisa follow aja Instagram @ZozaEthnic.

Foto Ala Anggun

Langitnya cerah

Pagi itu sangat cerah sekali, seakan langit ingin bersahabat dengan rombongan kami, dan memang kata driver Jeep kalau pagi itu sangat cerah tak seperti biasanya, jadi sangat beruntung sekali bisa melihat sunrise yang cantik dan melihat pemandangan yang indah dan luar biasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesona Desa Wisata Malahayu dalam Ekowisata dan Edukasi

Aku sangat bersyukur lahir dan besar di Indonesia, karena Indonesia memiliki flora dan fauna yang beraneka ragam, alam dan laut yang sangat indah, seni budaya yang sangat megah dan aneka kuliner yang siap memanjakan lidah.

Rasa syukur itu tak cukup hanya diucapkan lewat kata-kata, tetapi juga harus kita realisasikan. Dan wujud rasa syukur yang aku lakukan yaitu dengan menjelajahi negeri ini, melihat keindahan alam, menikmati kuliner tradisional, dan belajar tentang sejarah, seni dan budaya negeri ini. 



Perjalanan kali ini aku sangat tertarik untuk menjelajahi sebuah desa wisata di salah satu Kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Brebes. Ini adalah pengalaman pertama ku menjelajahi Kabupaten Brebes, sebuah Kabupaten yang berada di ujung barat Pantura Jawa Tengah, yang selama ini hanya aku lewati ketika pergi ke Jakarta. 

Desa wisata yang akan aku jelajahi yaitu Desa Wisata Malahayu, sebuah desa yang memiliki keindahan alam yang memesona dan kearifan alam yang bersahaja. Desa Wisata Ma…

3 Desa Wisata di Klaten yang Harus Kalian Kunjungi

Traveling itu gak selalu harus ke pantai, gunung ataupun ke tempat yang mempunyai pemandangan yang indah. Sesekali kita juga perlu traveling ke tempat yang bisa menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman. Sejatinya banyak sekali tempat yang keren dan instagramable yang dapat menambah wawasan dan pengalaman kita, seperti museum, cagar budaya, desa wisata dan masih banyak lagi.

Selasa lalu aku bersama teman-teman mendapat undangan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Klaten untuk mengikuti kegiatan jalan-jalan sambil mengexplore UMKM Unggulan Kabupaten Klaten, sebenarnya banyak sekali sentra UMKM di Kabupaten Klaten ini, tetapi karena waktu yang lumayan singkat akhirnya kami hanya mengunjungi tiga sentra UMKM Unggulan Kabupaten Klaten.

Nah jika kalian berkunjung ke Kabupaten Klaten Jawa Tengah, kalian bisa mampir ke desa wisata  yang baru saja aku kunjungi kemarin, ini dia "3 Destinasi Wisata Edukasi di Klaten yang Harus Kalian Kunjungi" :


1. Desa Wisata Melikan


Tempat yang pertama kami …

7 Top Destinasi Wisata di Kabupaten Kendal

Kabupaten Kendal, tanah kelahiranku yang selalu aku rindukan, karena banyak kenangan manis yang tak bisa dilupakan. Meskipun masih banyak orang yang belum tahu tentang Kabupaten Kendal, mungkin hanya orang - orang yang biasa mudik melewati jalur Pantura Jawa Tengah yang tahu. Tetapi Kabupaten Kendal ini memiliki banyak destinasi wisata alam ataupun buatan yang sangat indah dan menawan. 

Kabupaten Kendal letaknya di sebelah barat Kota Semarang, terletak di pinggir pantai utara Jawa dan sebelah selatan berbatasan langsung dengan Gunung Ungaran dan Gunung Prahu. Membuat Kabupaten yang satu ini mempunyai banyak tempat wisata yang sangat memesona. Jika kalian lebaran tahun ini mudik lewat Kendal Jawa Tengah, kalian harus coba mampir untuk menjelajahi Kabupaten Kendal. Dan inilah 7 Top Destinasi Wisata di Kabupaten Kendal Jawa Tengah:

1. CURUG SEWU

Destinasi wisata yang pertama yaitu Air Terjun Curug Sewu, sebenarnya di Kabupaten Kendal masih banyak sekali air terjun yang masih alami dan ind…