Langsung ke konten utama

Gemerlap Internasional Semarang Night Carnival 2018



Sejak kecil aku paling suka kalau lihat karnaval, baik itu karnaval 17 Agustusan ataupun karnaval dalam menyambut hari besar lainnya. Sangat bersyukur sekali kali ini aku dapat undangan dari Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS) dan Dinas Kebudayaan & Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang untuk menyaksikan "Internasional Semarang Night Carnival 2018" bersama 20 blogger dari berbagai kota di Indonesia bahkan ada 2 blogger dari negeri Jiran yang ikut serta.


Internasional Semarang Night Carnival 2018 ini mengusung tema "Kemilau Semarang 2018" dan acara ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kota Semarang yang ke 471. Jadi ini adalah event yang rutin digelar setiap tahun sejak tahun 2011, sebenarnya sejak 2015 aku pengen nonton acara ini, tetapi kebetulan selalu ada berbagai halangan akhirnya belum terealisasi juga.

Gerbang SNC 2018

Tak disangka malah tahun ini bisa nonton langsung di tribun  2, samping tribun tamu VIP, duh rasanya kayak mimpi bisa nonton SNC 2018 dengan fasilitas duduk tanpa desak-desakan. Dan mulai pukul 5 sore sepanjang jalan pemuda sudah mulai di sterilkan dari para pengendara, agar persiapan SNC 2018 tak terganggu. Nah agar bisa masuk ke tribun 2 rombongan kami harus masuk agak awal, sekitar pukul 18.00 kami sudah berada di podium, padahal acara dimulai pukul 19.00 wib.


Dan untuk rute SNC 2018 ini yaitu mulai Balaikota Semarang - Tugu muda - Jl.Imam Bonjol - Jl. Kapten Piere Tendean dan finish di Balaikota lagi. Sebelum acara dimulai, iringan lagu band pembuka turut menyemarakkan SNC 2018 ini, selanjutnya acara SNC 2018 resmi dibuka oleh Bapak Walikota Semarang yaitu Bapak Hendrar Prihadi atau biasa di panggil Pak Hendi.

Pasukan Marching Band AKPOL Semarang

Akhirnya SNC 2018 dimulai dengan barisan marching band dari Akademi Kepolisian Semarang, alunan gerak langkah, intonasi nada kompak sekali membuat penampilan marching band dari AKPOL Semarang ini terasa sempurna. Dalam hatiku berkata (ini berapa lama latihannya? ). Yang pasti lama banget karena tak mungkin sekejap bisa sekompak dan sekeren itu.

Setelah barisan marching band dari AKPOL Semarang mengawali parade, lalu dilanjutkan dengan penampilan yang ditunggu-tunggu yaitu 800 peserta dengan berbagai kostum mewah, unik & menarik, hasil kreativitas warga Semarang, dan untuk tahun ini mengusung 4 tema, diantaranya :

1. ART DECO

Art Deco



Salah satu sub tema SNC tahun ini adalah "art deco" yang mana menceritakan tentang beberapa bangunan tua di Kota Semarang, yang sampai saat ini masih banyak sekali bangunan bangunan tua peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh di Kota Semarang. Seperti contoh bangunan lawang sewu , gereja blenduk dan bangunan bangunan yang berada di kawasan kota lama.

Banyaknya bangunan-bangunan tua di Kota Semarang ini menunjukkan bahwa Kota Semarang dulunya sangat berperan penting dalam perekonomian, sehingga tak heran jika sampai saat ini Semarang juga termasuk kota yang strategis untuk dijadikan tempat berinvestasi.

2. BUTTERFLY

Pink-nya unyu-unyu

Kupu-kupu 

Dan sub tema selanjutnya yaitu butterfly atau kupu kupu, yang mana kupu kupu adalah salah satu fauna yang cantik yang menggambarkan kecantikan wajah Kota Semarang dan sering juga hewan kupu kupu inidi pakai untuk motif batik Semarangan.

3. SEA


Biru nya cantik 

Sub Tema yang ketiga yaitu SEA, ini menggambarka letak geografis Kota Semarang terletak di daerah pesisir laut.Kota Semarang yang bersanding dengan laut jawa utara ini zaman dahulu sebagai salah satu kota yang sangat maju karena zaman dahulu jalur perdagangan masih menggunakan kapal sehingga Kota Semarang selalu menjadi tempat berlabuh para saudagar baik dari Cina, Eropa ataupun Timur Tengah untuk berdagang.


Meskipun pantai di Kota Semarang tak seindah dengan pantai pantai di daerah Indonesia Timur tetapi Kota Semarang mempunyai pelabuhan yang bertaraf Internasional yaitu pelabuhan tanjung mas.Kota Semarang yang berada di pinggir laut ini juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Semarang yang sebagian besar yang hidup di piggir laut dengan menjadi nelayan.Selain itu juga banyak masyarakat pesisir Kota Semarang juga mempunyai ladang tambak ikan, yang mana diantaranya yaitu ikan bandeng yang sampai saat ini diolah menjadi bandeng presto dan bahkan sekarang menjadi oleh oleh khas Kota Semarang.

4. ASEM

"ASEM"

Nah tema yang terakhir ini cukup unik yaitu ASEM, jadi asem ini menurut sejarah adalah awal mula terbentuknya nama Semarang,  yang berasal dari kata ASEM & ARANG. ASEM berarti pohon asem dan ARANG dalam bahasa jawa artinya jarang / langka.

Defile Dari Jepara

Tak hanya empat sub tema itu saja yang di hadirkan di SNC 2018 ini, tetapi juga dari beberapa peserta dari daerah lain seperti Jepara, Pemalang, Salatiga, Purwodadi, Sulawesi hingga Papua. Selain itu SNC 2018 juga di meriahkan dari berbagai negara di Asia seperti Korea Selatan & Taiwan, sehingga menambah kemeriahan SNC 2018.


Tak terasa waktu sudah cukup malam, setelah semua peserta carnival berjalan dilanjutkan dengan penampilan dari band legendaris yang siap menghibur para pengunjung, tapi apalah daya, aku dan rombongan segera meninggalkan lokasi dan harus menuju ke hotel, jadi aku tak bisa ikut menikmati lantunan musik dari God bless & Once.


Malam itu terasa sangat luar biasa sekali, karena bisa menyaksikan event carnival kelas dunia yang super keren. Tapi malam itu juga menjadi malam perpisahan bagi aku dan para blogger lainnya karena besok pagi kami sudah harus pulang ke kota masing-masing.
Terima kasih Pemkot Kota Semarang yang sudah memfasilitasi kami selama acara Famtrip Blogger 2018. Semoga tahun depan kita bisa berjumpa lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesona Desa Wisata Malahayu dalam Ekowisata dan Edukasi

Aku sangat bersyukur lahir dan besar di Indonesia, karena Indonesia memiliki flora dan fauna yang beraneka ragam, alam dan laut yang sangat indah, seni budaya yang sangat megah dan aneka kuliner yang siap memanjakan lidah.

Rasa syukur itu tak cukup hanya diucapkan lewat kata-kata, tetapi juga harus kita realisasikan. Dan wujud rasa syukur yang aku lakukan yaitu dengan menjelajahi negeri ini, melihat keindahan alam, menikmati kuliner tradisional, dan belajar tentang sejarah, seni dan budaya negeri ini. 



Perjalanan kali ini aku sangat tertarik untuk menjelajahi sebuah desa wisata di salah satu Kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Brebes. Ini adalah pengalaman pertama ku menjelajahi Kabupaten Brebes, sebuah Kabupaten yang berada di ujung barat Pantura Jawa Tengah, yang selama ini hanya aku lewati ketika pergi ke Jakarta. 

Desa wisata yang akan aku jelajahi yaitu Desa Wisata Malahayu, sebuah desa yang memiliki keindahan alam yang memesona dan kearifan alam yang bersahaja. Desa Wisata Ma…

3 Desa Wisata di Klaten yang Harus Kalian Kunjungi

Traveling itu gak selalu harus ke pantai, gunung ataupun ke tempat yang mempunyai pemandangan yang indah. Sesekali kita juga perlu traveling ke tempat yang bisa menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman. Sejatinya banyak sekali tempat yang keren dan instagramable yang dapat menambah wawasan dan pengalaman kita, seperti museum, cagar budaya, desa wisata dan masih banyak lagi.

Selasa lalu aku bersama teman-teman mendapat undangan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Klaten untuk mengikuti kegiatan jalan-jalan sambil mengexplore UMKM Unggulan Kabupaten Klaten, sebenarnya banyak sekali sentra UMKM di Kabupaten Klaten ini, tetapi karena waktu yang lumayan singkat akhirnya kami hanya mengunjungi tiga sentra UMKM Unggulan Kabupaten Klaten.

Nah jika kalian berkunjung ke Kabupaten Klaten Jawa Tengah, kalian bisa mampir ke desa wisata  yang baru saja aku kunjungi kemarin, ini dia "3 Destinasi Wisata Edukasi di Klaten yang Harus Kalian Kunjungi" :


1. Desa Wisata Melikan


Tempat yang pertama kami …

Festival Karimun Jawa 2018 : Semarak Indah Alam Dan Budaya

Sepertinya diri ini belum bisa move on dari kemeriahan FESTIVAL KARIMUNJAWA 2018. Ya gimana lagi, ini pertama kalinya aku hadir di acara yang super keren ini, Banyak sekali kenangan manis di pulau terindah se Jawa Tengah ini. Ternyata Karimunjawa tak hanya mempunyai keindahan alam dan bawah lautnya saja, tetapi juga memepunyai keseinan dan budaya yang sangat memesona. Jadi memang pantas jika Karimunjawa mendapat predikat ''THE PARADISE OF CENTRAL JAVA'' atau surganya Jawa Tengah.

Pagi itu Jumat 28 September, suasana di pelabuhan Kartini Jepara tak seperti biasanya, kali ini lebih ramai dan penuh sesak. Dalam hatiku berkata ''mungkin mereka ingin menyaksikan Festival Karimunjawa 2018''.Seperti biasa aku selalu naik kapal Express Bahari karena lebih cepat sehingga bisa menghemat waktu. Dan pukul 08.49 wib, aku dan para penumpang lainnya meninggalkan pelabuhan Kartini Jepara, setelah hampir 2 jam perjalanan mengarungi laut yang biru dengan ombak yang cukup …